GaiaEx AcademyGaiaEx Academy
Apa Itu DAI? Stablecoin Terdesentralisasi
PemulaBlockchain7 min read

Apa Itu DAI? Stablecoin Terdesentralisasi

Stablecoin tanpa perusahaan di belakangnya — digerakkan oleh smart contract MakerDAO

Bagikan Postingan

DAI Adalah Utang On-Chain, Bukan Rekening Bank

DAI menargetkan $1.00 tanpa menjanjikan dolar di sebuah brankas. Maker (protokol di balik DAI) memungkinkan pengguna mencetak DAI dengan kolateral yang disetujui — kebanyakan ETH dan staked ETH saat ini, plus aset lain yang diizinkan oleh voter token governance MKR. Sistem ini tetap solven dengan melikuidasi posisi yang jatuh di bawah rasio minimum.

Suplai mengambang sesuai demand peminjaman. Pada 2025–2026, DAI yang beredar biasanya berada di kisaran multi-miliar — jauh lebih kecil dari USDT, tapi berarti karena ini adalah aset stabil on-chain terdesentralisasi terbesar yang bertahan dari beberapa bear market.

DAI mint = loan against vault collateral ETH / wstETH / … Collateral deposit Maker vault Collateralization > liquidation ratio Stability fees accrue in DAI terms DAI minted Sold or held Repay DAI + fees → withdraw collateral. Fall below ratio → liquidation auction.
DAI dibuat saat kolateral masuk ke sebuah vault; DAI dihancurkan saat utangnya dibayar kembali.

Mengapa Vault Dikolateralisasi Berlebih

Kolateral crypto bergerak cepat. Maker mewajibkan peminjam menaruh nilai lebih besar dari yang mereka cetak. Jika ETH jatuh lebih cepat daripada peminjam menambah margin, keeper memicu likuidasi: kolateral dijual (sering dengan diskon), utangnya dibakar, dan biaya penalti masuk ke kas protokol. Black Thursday (12 Maret 2020) menunjukkan betapa brutalnya itu bisa terjadi saat gas melonjak dan lelang tidak berjalan semestinya — sistemnya bertahan, tapi para pengguna belajar berapa biaya dari "permissionless".

Governance juga membiarkan aset dunia nyata dan stablecoin terpusat masuk ke keranjang kolateral seiring waktu. Itu meningkatkan skalabilitas dan memperkenalkan risiko sensor dan risiko kredit yang telah diperingatkan oleh para purist ETH murni.

Numeric example: overcollateralization vs liquidation Collateral value $150 DAI debt $100 DAI ~150% ratio If collateral drops toward the minimum ratio, liquidation bots race to close the position.
Rasio ilustratif — parameter live tergantung pada kelas aset dan hasil voting governance.

Savings Rate, Governance, dan Kekurangan yang Jujur

DAI Savings Rate membayar holder DAI dari revenue protokol saat governance mengaktifkannya. Ini adalah alat kebijakan: naikkan rate untuk menarik holding, potong saat DAI trading di atas peg. Yield-nya bergerak — mereka bukan CD bank.

Risiko smart contract tidak pernah nol. Risiko governance nyata: holder MKR memilih jenis kolateral dan premi risiko. Kecenderungan sentralisasi muncul saat sebagian besar backing berupa USDC atau Treasury yang ditokenisasi — kamu mewarisi bagian-bagian dari TradFi di dalam uang "terdesentralisasi".

DAI di GaiaEx

Jika kamu ingin exposure stablecoin tanpa satu rekening bank issuer tunggal, DAI biasanya jawabannya — dipasangkan dengan venue non-custodial, kamu setidaknya menghilangkan risiko kustodi exchange dari stack itu. Kamu tetap menanggung risiko protokol Maker.

Reality check: DAI tahan sensor di sisi kontrak token dibandingkan USDC, tapi kolateralnya mencakup aset yang bisa dibekukan oleh issuer-nya. Baca keranjangnya, bukan label marketingnya.