
Market Making: Menghasilkan Profit dari Menyediakan Likuiditas
Bagaimana market maker menangkap spread dan mengelola risiko inventaris
Quote dan spread
Market maker memasang bid dan ask sekaligus. Profit datang dari membeli lebih rendah dan menjual lebih tinggi setelah dikurangi biaya — ketika flow seimbang dan risiko inventori tetap kecil.
Crypto dan saham berbeda dalam jam trading, kredit, dan regulasi, tapi inti ekonominya sama: likuiditas dua sisi yang kontinu memiliki biaya (modal, adverse selection, teknologi).
Inventori dan skew
Jika order beli terisi lebih cepat daripada order jual, inventori menumpuk. Skew mengubah quote untuk mendorong flow yang mengurangi ketidakseimbangan tersebut. Hedging dengan instrumen yang berkorelasi mengubah risiko arah menjadi risiko basis.
Market making adalah pengendalian inventori di tengah noise; taruhan arah harga seharusnya berada di buku terpisah dengan limit yang jelas.
Adverse selection
Flow yang informed (memiliki informasi lebih) membeli sebelum berita baik atau menjual sebelum berita buruk. Maker merugi ketika likuiditas yang mereka pasang tersapu (picked off). Spread yang lebih lebar, ukuran lebih kecil, pembatalan yang lebih cepat, dan model toxicity adalah respons standar — tidak ada yang menghilangkan trade-off ini.
Kewajiban vs diskresi
Peran yang ditugaskan (designated) di beberapa platform lit venue datang dengan aturan quoting dan privilese tertentu. Desk proprietary memilih sendiri kapan mereka mau quote. Episode krisis menunjukkan kedua model bisa menarik diri saat limit risiko tersentuh — likuiditas tidak pernah dijamin.
Spesifik untuk crypto
Pasar 24/7, platform yang terfragmentasi, dan risiko kredit exchange mengubah cara operasinya. Peristiwa kolaps membuktikan bahwa memasang likuiditas di sebuah exchange juga merupakan taruhan counterparty terhadap exchange itu sendiri.
Order book on-chain mengurangi sebagian risiko kustodi; kamu tetap menghadapi risiko smart contract dan bridge tergantung arsitekturnya.
Biaya dan rebate
Exchange sering mengenakan biaya lebih besar ke taker dibanding maker untuk memberi imbalan atas likuiditas yang ditampilkan. Trader ritel terkadang bisa menghemat biaya dengan limit order pasif — jika tingkat fill-nya dapat diterima dan risiko waktu sudah dihitung.


